
Datuk Lee Chong Wei (simplified Chinese: 李宗伟; traditional Chinese: 李宗偉; pinyin: Lǐ Zōngwěi, born in George Town, Penang; October 21, 1982[1]) is a professional badminton player from Malaysia who resides in Bukit Mertajam.[2] Lee won the silver medal in the 2008 Olympic Games, thus becoming the first Malaysian to reach the final of the men's singles event and ending Malaysia's Olympic medal drought since the 1996 Games. This achievement also earned him the title Datuk, and a description by Malaysian Prime Minister Najib Tun Razak as national hero.[3]
As a singles player, Lee was again ranked first worldwide on August 21, 2008.[4] He is the third Malaysian men's singles shuttler after Rashid Sidek and Roslin Hashim to achieve such a ranking (since official rankings were first kept in the 1980s), and is the only Malaysian shuttler to hold the ranking for more than two weeks.
Lee has won many international badminton titles in his career, including nine Super Series titles. However, despite his status among the world elite, Lee has only managed to capture bronze (in 2005) at the BWF World Championships and has never won the prestigious All England Open. Lee has also been unable to lead Malaysia to victory in the highly coveted biennial Thomas Cup (men's international team championship), despite his number one rankings during the 2006 and 2008 events.

Harapan Ramadhan
ReplyDeleteArtist: Raihan
Song Category: Nasyid
Ku mengharapkan Ramadhan
Kali ini penuh makna
Agar dapat kulalui
Dengan sempurna
Selangkah demi selangkah
Setahun sudah pun berlalu
Masa yang pantas berlalu
Hingga tak terasa ku berada
Di bulan Ramadhan semula
Puasa satu amalan
Sebagaimana yang diperintahNya
Moga dapat ku lenturkan
Nafsu yang selalu membelenggu diri
Tiada henti-henti
Tak ingin ku biarkan Ramadhan berlalu saja
Tuhan pimpinlah daku yang lemah
Mengharungi segalanya dengan sabar
Kita memohon pada Tuhan diberikan kekuatan
Ku merayu pada Tuhan diterima amalan
Selangkah demi selangkah...
Dengan rahmatMu oh Tuhanku...
Ku tempuh jua
Keluarga Bahagia
ReplyDeleteArtist: Saujana
Song Category: Nasyid
Sedamai taman firdausi
Limpahan kasih sayang sejati
Seharum semerbak kasturi
Mengharumi hidup insani
Indahnya damainya
Keluarga yang bahagia
Itulah idaman impian setiap insan
Yang dahagakan belaian
Serta kasih dan syaang
Ketika insan lain berbahagia
Bersama keluarga
Namun kita masih meniti
Titian rapuh perhubungan
Mengapa kita terpisah daripada rahmatNya
Mungkinkah kita seringkali melupakanNya
Ayuhlah bina semula
Keluarga diredhai Allah
Oh ayah oh ibu dengarlah rintihan
Dan luahan hatiku yang dahaga kasih
Jiwaku merasa terseksa ketandusan kasihmu
Marilah kita bina bersama-sama
Keluarga bahagia
Ayah ibu
Luangkanlah sedikit masa bersamaku
Ku rindukan kemesraan
Dan belaianmu
Suci Sekeping Hati
ReplyDeleteArtist: Saujana
Song Category: Nasyid
Sekeping hati dibawa berlari
Jauh melalui jalanan sepi
Jalan kebenaran indah terbentang
Di depan matamu para pejuang
Tapi jalan kebenaran
Tak akan selamanya sunyi
Ada ujian yang datang melanda
Ada perangkap menunggu mangsa
Akan kuatkah kaki yang melangkah
Bila disapa duri yang menanti
Akan kaburkah mata yang meratap
Pada debu yang pastikan hinggap
Mengharap senang dalam berjuang
Bagai merindu rembulan di tengah siang
Jalannya tak seindah sentuhan mata
Pangkalnya jauh hujungnya belum tiba
Demi Masa
ReplyDeleteArtist: Raihan
Song Category: Nasyid
Demi masa...
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan...
Yang beriman dan beramal saleh
Ah...
Demi masa...
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan...
Nasihat kepada kebenaran dan kesabaran
Ah...
Gunakan kesempatan yang masih diberi
Moga kita takkan menyesal
Masa usia kita jangan disiakan
Kerna ia takkan kembali
Ingat lima perkara, sebelum lima perkara
Sihat sebelum sakit
Muda sebelum tua, kaya sebelum miskin
Lapang sebelum sempit
Hidup sebelum mati
Demi masa...
Sesungguhnya manusia kerugian
Melainkan...
Yang beriman dan beramal saleh
Ah...
Sehari berpuasa
ReplyDeleteTerasa sungguh dahaga
Waktu berjalan laju
Tidak sabar ku menunggu
Nenek selalu berpesan
Jangan mengikut nafsu
Jangan kita ikutkan
Itu perangai hantu
Kisah di bulan puasa
Rafique seluruh keluarga
Jadilah seorang yang berguna
Semoga kita diberkati Allah
Hari raya menjelma
Kurasa sungguh gembira
Khabarkan pada semua
Jangan lupa duit raya!
Ketupat rendang
Kuih muih juga tersedia
Baju raya baruku
Telah dibeli sama
Selamat hari raya
Aidilfitri mulia
Puasa ku telah terbayar juga
Gembira hatiku tidak terkata
Sehari berpuasa
Terasa sungguh dahaga
Waktu berjalan laju
Tidak sabar ku menunggu
Nenek selalu berpesan
Jangan mengikut nafsu
Jangan kita ikutkan
Itu perangai hantu
Kisah di bulan puasa
Rafique seluruh keluarga
Marilah ikut amalan mulia
Semoga...hidup kita...
Bahagiaaaaaa^^
kenapa banyak nasyid.bukan ke kena buat kerja yang pn.zam suruh buat.
ReplyDelete